<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561</id><updated>2011-04-22T02:28:23.139+07:00</updated><title type='text'>desah didalam halimun membuta.....</title><subtitle type='html'>pemandanganku hilang.....
menggigil aku dalam desah amat panjang,
ringan terasa bagai seutas kertas layang!!!
sepasang bola mata membuta dalam terjang...
dengan tak tampak aku pun ikut terbang,
tak ada seekor keledai pun yang bisa ku tunggang.
hanya bersama halimun aku pun akan berjuang.
melewati dinasti demi dinasti nan merintang,
membuyar badai demi badai kian menantang!!!
sampai tiba di dermaga terakhir peluang...
maka sembari beristirahat maka luka tak berguna akan kubuang!!!!!
</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pagarlara.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>52</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-111280461625573097</id><published>2005-04-06T23:15:00.000+07:00</published><updated>2005-04-06T23:36:47.863+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>PERHATIAN!!!Mulai saat ini seluruh tulisan EdSeN yang baru telah dipindahkan kedalam satu ruang blog khusus yang bernama http://www.EdSeN.blogspot.com, dimana ruang khusus tersebut adalah ruang utama atau pusat. Jadi, mulai sekarang keseluruhan dari 7(tujuh) blog EdSeN sebelumnya telah tidak diposting tulisan baru lagi. Terima kasih atas perhatiannya... Salam. ^_^23:216 april 2005rabu</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/111280461625573097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/111280461625573097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2005_04_01_archive.html#111280461625573097' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-110488292445840264</id><published>2005-01-05T06:50:00.000+07:00</published><updated>2005-01-05T06:55:24.456+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>tsunami dan gempa bumiada tsunami,ada juga gempa bumi,manusia-manusia menjadi mumi,mimpi-mimpi pun terkebumi,ternyata alam telah enggan berkompromi,maka menangislah pula sang umikarena bunga-bunga tak lagi bersemi,mari sama-sama berziarahlah kamike makam pribumi...07:405 january 2005wednesday</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/110488292445840264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/110488292445840264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2005_01_01_archive.html#110488292445840264' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-109568214902190098</id><published>2004-09-20T18:59:00.000+07:00</published><updated>2004-09-20T19:09:09.020+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>pastiseperti bekicotyang tertempel dengan mata melotot,melangkh perlahan dengan benak kolottanpa kenal melorotdibalik cangkang alot."apa yang sedang diincar dibalik pot?"penuh sabar,rasa ingin yang tak pernah buyarseperti lahir untuk terikrardan bersumpah mati didepan altartanpa peduli otot yang masih kekarhingga lambat-laun kian membesar,didepan pupur nafsu yang tertebar.04:</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/109568214902190098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/109568214902190098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2004_09_01_archive.html#109568214902190098' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-108608512271256030</id><published>2004-06-01T17:06:00.000+07:00</published><updated>2004-06-01T17:18:42.713+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>dimana?dimana mimpi yang telah menjadi picis?karena malam mencarinya didalam tangis,airmata pun kian terkikisdiantara rerimbunan tuanya pakisyang telah lenyap dengan sinisdan tetes demi tetes darah yang tertirismembeku disetiap alis.dimana butiran embun yang manis?kemana pula jejak langkah sajakis?sebab didinding tak ada sepatah kata yang tertulissemenjak hilangnya seekor belibis</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/108608512271256030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/108608512271256030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2004_06_01_archive.html#108608512271256030' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-108188762721425445</id><published>2004-04-14T03:20:00.000+07:00</published><updated>2004-04-14T03:24:05.546+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>mencari cintabintik-bintik cacaryang meledakkan api yang berkobardiantara jutaan kelakaryang membuana dilautan lahardan temaram yang berkalbu didada camarmenebar misteri nalardisetiap sisi sudut siluet yang terbakarhingga mematahkan setiap pilar,ringkikkan kesakitan yang terlontardidalam luka yang kian melebarmembuat darah kian menyebarsampai ke ujung-ujung belukar...lantas dimana </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/108188762721425445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/108188762721425445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2004_04_01_archive.html#108188762721425445' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-107843155548985003</id><published>2004-03-05T03:19:00.000+07:00</published><updated>2004-03-05T03:22:14.653+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>menyesal dimasa kiniterpaan angin masa lampau yang riuhkini menyapu telinga dan mendatangkan gemuruhhingga membuat ombak samudera merusuh,kelopak-kelopak bunga pun tak habis meluruhterbang hanyut terbawa air sungai yang keruh...apa lagi yang harus disentuh jemari lentik?yang telah melepuh terbakar saat menyalakan batu pematikdan menghanguskan seluruh putik-putik,hingga nafas pun kian </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107843155548985003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107843155548985003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2004_03_01_archive.html#107843155548985003' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-107615016077652457</id><published>2004-02-07T17:36:00.000+07:00</published><updated>2004-02-09T00:31:53.670+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>kau s'bagaikau berikan satu kesempatan yang tak pastis'bagai arti dari penasaranmu menghadapi hidup ini,kau persembahkan sayatan luka didadamus'bagai lambang dari kesakitanmu didalam hati ini...lantas dimana letak masa depan?yang telah terusik dinding-dinding buntudengan langit-langit berhiaskan duri-duri stalaktitdan lantai-lantai bertaburkan duri-duri stalakmit,menghambat </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107615016077652457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107615016077652457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2004_02_01_archive.html#107615016077652457' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-107564863048658579</id><published>2004-02-01T22:09:00.000+07:00</published><updated>2004-02-01T22:18:48.466+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>dengkidengki!!!itu yang pernah terpercik kedalam rasasaat kobaran api membakar kediamanbersama fortuna yang datang menghembuskan nafas bekuhingga membatu-batu diseluruh langit-langit.dikau pun menjelma seekor naga penyembur bara...dikau pun mengeluarkan s'luruh kata-kata kehidupan...cacian... makian...berceloteh tentang seribu satu dengkidengan berlandaskan alasan sejuta nestapa</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107564863048658579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107564863048658579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2004_02_01_archive.html#107564863048658579' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-107409793578742303</id><published>2004-01-14T22:53:00.000+07:00</published><updated>2004-02-07T17:11:41.576+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>jejak dan langkah yang amat tak pastisebuah versi alternatif dari penyengsara kehidupandidalam sunyinya relung batin yang meronta,merangkak terseret dibalik gorong-gorongdan hanya ditemani oleh cicitan tikusdisekeliling beceknya air selokan...sepasang bola mata yang t'lah sayuphanya mampu menatap dinding penuh ketakutan...ku t'rus meraba anginmencari separas wajah yang mampu ku belai,</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107409793578742303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107409793578742303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2004_01_01_archive.html#107409793578742303' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-107201785219010728</id><published>2003-12-21T21:42:00.000+07:00</published><updated>2003-12-21T21:45:08.140+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>selamat ulang tahun tuk bunda tersayang...hari ini bertambah satu tahun umurmu,kian jelas garis kerutan diwajahmu,21 desember tanggalan kertas kalender tiapmasih selalu kusimpan dari tahun ke tahundidalam laci yang khusus menyimpan barang berhargaku...akan tetapi aku malu,malu sekali saat s'luruh anggota keluarga bertanya padaku"hari ini apa yang engkau hadiahkan kepada mama?"aku </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107201785219010728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107201785219010728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_12_01_archive.html#107201785219010728' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-107092895446051161</id><published>2003-12-09T07:08:00.000+07:00</published><updated>2003-12-09T07:16:38.280+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>terkadangterkadang...sebuah takdir memang penuh dengan hikmahakan tetapi disisi lainbayangan gelap kodrat s'lalu datang melenyapkan keadilan hidupmembuat tiap malam menghembuskan tanda tanyatiada akhir..."sobat... untuk apa kehidupan ini?"terkadang...angin pun s'lalu membisikkan kata-kata penasaran..."sobat... apakah benar kita ini hanyalah rantai makanan?""jika benar... alangkah </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107092895446051161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107092895446051161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_12_01_archive.html#107092895446051161' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-107014007044071184</id><published>2003-11-30T03:57:00.000+07:00</published><updated>2003-11-30T04:08:25.436+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>SUMPAHku padamu!!!t'lah kulihat seikat bunga pernikahan yang layudigenggaman tanganmus'bagai pertanda dimana cintamu t'lah tiba waktu tuk pupus... sungguh...tak pernah kurelakan engkau berpalingwalau sedetik pun tak akan pernah kulepaskan tubuhmutak pernah kubiarkan dia memilikimu walau hanya tuk sementara,kar'na..."engkau tercipta tuk mati bersamaku!!!"aku masih b'lum mati...aku </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107014007044071184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/107014007044071184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_11_01_archive.html#107014007044071184' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106960215188305778</id><published>2003-11-23T22:28:00.000+07:00</published><updated>2003-11-25T00:49:14.873+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>'By'... aku mencintaimu...s'lalu saja ku teringat...derasnya air hujan yang mengguyur atap terasdimana kita sedang berada didalam hangatnya pelukanbekunya tubuh yang menggigil kedinginan initerbakar dalam sesaat didalam rangkulan kedua lenganmudan aku pun tewas-mati terbaring diatas tubuhmu...t'lah kuserahkan tubuh ini...t'lah kupersembahkan hati, jiwa, nafas dan nyawa inis'bagai </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106960215188305778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106960215188305778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_11_01_archive.html#106960215188305778' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106934783412534842</id><published>2003-11-20T23:55:00.000+07:00</published><updated>2003-11-21T00:04:19.996+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>engkau t'lah lupa...sesaknya nafas sang angin... kelunya lidah sang badai...terdiamnya bibir sang ombak...murungnya paras sang langit...hanya sepasang bola-matamuyang mengatakan padaku,engkau t'lah lupa dari mana asalmu,engkau t'lah lupa kemana tujuanmu,dan engkau juga t'lah lupa dimana sepasang kakimu tertancap..."engkau t'lah melupakan segalanya!!!"00:0821 november 2003</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106934783412534842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106934783412534842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_11_01_archive.html#106934783412534842' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106881319434734289</id><published>2003-11-14T19:08:00.000+07:00</published><updated>2003-11-14T19:33:33.810+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>terlalu lelah...kini aku terlalu lelah...setelah sekian lama mencari pulau kedamaiantuk mengistirahatkan roda sepedakuyang hanya meninggalkan lingkar karena pecahdiatas lautan duri kehidupanyang semakin menenggelamkan seluruh isi tubuhkedalam dasar panorama neraka duniayah... aku lelah...bahkan "terlalu lelah..."19:4714 november 2003friday</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106881319434734289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106881319434734289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_11_01_archive.html#106881319434734289' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106848105094035643</id><published>2003-11-10T21:54:00.000+07:00</published><updated>2003-11-10T23:17:28.600+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>emosimupagi ini aku melihat kobaran api dimatamuuntuk kesekian kalinya engkau terbakardalam emosimu yang tak berasal-usulaku pun terus bertanya...ada apa gerangan yang membuncah gunung apimu?sehingga engkau memuntahkan laharmudari kalemnya kawahmu.beginikah warna pagimu?yang menggila dalam emosimu?sekarang katakan padaku...burung gereja yang mana sudi bertandang dipohonmu?hujan </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106848105094035643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106848105094035643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_11_01_archive.html#106848105094035643' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106701734452555554</id><published>2003-10-25T00:22:00.000+07:00</published><updated>2003-10-25T00:45:20.286+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>BUNUH SAJA AKU!!!engkau pun tahu,ku sangat mencintaimu,akan tetapi...mengapa engkau melemparku?tidakkah lebih baikjikalau engkau bunuh saja diriku?diriku kini sampah tanpamu.dan ku pun tahu...jikalau sekarang engkau bersamanyasedang menatap langit malam di teras rumahnya.dandiriku yang sedang menangis seorang diridisini...pinta ku yang terakhir...datanglah engkau,tidak tuk </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106701734452555554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106701734452555554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_10_01_archive.html#106701734452555554' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106640306151629389</id><published>2003-10-17T21:44:00.000+07:00</published><updated>2003-10-25T01:05:23.833+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>terkutuklah dikau!!!terkutuklah dikau!!!atas segala dahan-rantingyang bercabang didalam pohonmu,kar'naada sebuah lubang yang menyimpan wajah lain,tubuh lain,akarmu pun membelukar didalam tanah pengkhianatanmu.maka...terkutuklah dikau!!!selamanya kicau kenari akan berhenti bersiuldidalam suramnya tamanmu,selamanya terik akan memanasi didalam keringnya dahaga padangmu,selamanya </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106640306151629389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106640306151629389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_10_01_archive.html#106640306151629389' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106579355413959152</id><published>2003-10-10T20:29:00.000+07:00</published><updated>2003-10-10T20:56:39.533+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>PARANOIDsulit...meskipun hingga mata yang lelah jatuh tak tersadar,kulukis terus tiap sisi kuburdengan tangan yang melepuh,hmm... ada bangkai hewan yang menggantungdiatas tiang listrik sisi jalant'rus berpikir...t'rus bertanya...t'rus menyimpul...apakah semua ini nyata?ataukah hanya sebuah 'ilusi'?bayangan itu...mengundang rasa takut dalam setiap debaran jantung,kepala tanpa tubuh</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106579355413959152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106579355413959152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_10_01_archive.html#106579355413959152' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106534894891160004</id><published>2003-10-05T16:58:00.000+07:00</published><updated>2003-10-17T00:20:02.250+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>aku bukan 'BONEKA CINA'.....aku bukan 'BONEKA CINA'...yang bisa engkau ayunkan sesuka-hati,kesana kian kemari,duduk maupun berdiri,melompat jingkat disana-sini.yang penuh dengan ikatan temali,seenaknya engkau hempas,diputar kekiri dan kekanan,serta membengkokkan kedua kaki dan tangankuseingin hasrat nafsumu semata.asal engkau tahu,jangan pernah terbersit sedikit pun dibenakmutuk </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106534894891160004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106534894891160004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_10_01_archive.html#106534894891160004' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106529102346675835</id><published>2003-10-05T00:51:00.000+07:00</published><updated>2003-10-20T02:35:43.040+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>akan ku... bag. 2akan kuhisap segumpal asap cerutumu,kutarik sedalam-dalamnyahingga menembus rongga paruku,kemudian akan kurasakan pahitnya getir hidupmu laksana lesap embun ketanah, dahaga... kering-kerontang... biarlah...aku yang akan menampukseluruh beratmu dipundak kananku,agar tumpuk-bebanmu terbagidan engkau akan terlepasdari belenggu terali nestapa yang merantai sekujur </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106529102346675835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106529102346675835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_10_01_archive.html#106529102346675835' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106496570886322312</id><published>2003-10-01T06:08:00.000+07:00</published><updated>2003-10-01T07:10:48.856+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>"akhirilah...""akhirilah..."kar'na aku t'lah melihatnya...saat terbangun dari sisa dengkurkuada setangkai 'kembang luka' yang tersisip diantara daun palemhalimun yang menghantar pagi,  ke sesatnya jalan buntu kehidupanadakah yang lebih pahit selain 'empedu cobaan'?"akhirilah..."dengan sepoci teh beracun,engkau pun memuntahkan 'bangkai maki bisa'mumembuat bibir terlontar akan sebuah</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106496570886322312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106496570886322312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_10_01_archive.html#106496570886322312' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106408112740382791</id><published>2003-09-21T00:23:00.000+07:00</published><updated>2003-09-24T00:48:42.593+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>senja pantaialangkah mesranya matahari berpamit kepada pantaibaris rapi camar merias atap langit jinggakeluh-kesah gemuruh ombak samudera tiada akhir,sebagai kesan merajuk akan bujuk-rayu nafas sepoialunan melodi suling membuat tepian karang turut berdawai,diiring suara langkah kaki seorang 'lelaki senja' yang datang mendekat,menutur-sapa dengan penuh kehangatansenja pantai...begitu </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106408112740382791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106408112740382791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_09_01_archive.html#106408112740382791' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106347336051692171</id><published>2003-09-13T23:36:00.000+07:00</published><updated>2003-09-14T00:30:36.346+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>rindu, marah, sakit-hati, dendamtak segugus makanan yang bisa kudapat didapurmuperut ini masih lapar akan cintasampai kapan lidah kering ini meronta akan dahaga kecupan?aku berjalan sendiri dalam labirin kosongmu.terasa mencekam dalam ketakutanaku juga menangis dilapanganmudan mengayuh perahu kesepian diatas lautan airmatarindumarahsakit-hatidendam "bisakah engkau sisihkan seamplop</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106347336051692171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106347336051692171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_09_01_archive.html#106347336051692171' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106295153245289919</id><published>2003-09-07T23:18:00.000+07:00</published><updated>2003-09-07T23:18:52.506+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>tujuh hari kelamsenin...tuan mendung datang melambaikan selendang kelabusapuan badai mengundang deras hujan,selasa...nasib sial menghapus keberuntunganmenyerahkan tubuh tuk dithabis sebagai "budak cinta",rabu...tiga hari berlalu sang surya bersembunyi dibalik abu langitluruhnya kelopak bunga pun mulai terlihat disepinggir jalan kota,kamis...hari pemberontakan yang tak pernah </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106295153245289919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106295153245289919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_09_01_archive.html#106295153245289919' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106214222633192091</id><published>2003-08-29T14:30:00.001+07:00</published><updated>2003-08-29T14:31:53.783+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>rahasia diridan hingga kini segala anyir masih tak mampu terlukis,kehancuran planet jupiter menyingkap tabir dibalik kepalsuan topeng,bangkai rahasia yang selama ini terpendam harus tergali,mengorek serta mengoyak lembar demi lembar kartu diri,tiada satu mesin tenun yang mampu menjahit kembali identitas hina ini,diri ini pun mengaku...memang diri ini tak bermoral,tak beradab, tak </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106214222633192091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106214222633192091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_08_01_archive.html#106214222633192091' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106070230573691822</id><published>2003-08-12T22:31:00.000+07:00</published><updated>2003-09-19T01:47:33.340+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>menyesalsebiru langit berawan,namun mengapa masih berhujan?selagu yang tercoreng dari jangka keraguan,tiada sinonim kepercayaan yang menjadi mata bukti,hanya buaian yang teralun disepasang dengung telinga,akan tetapi... mengapa malam itu kita masih saling bersumpah?membuat lelapnya matahari terusik oleh datangnya pagi,dan ternyata...dihari ini sang hujan pun menyesal turun ke bumi,</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106070230573691822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106070230573691822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_08_01_archive.html#106070230573691822' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106050639405447874</id><published>2003-08-10T16:06:00.000+07:00</published><updated>2003-08-10T16:06:34.056+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>palsuseutas label yang bertuliskan  aneka jenis komposisi cinta,akan tetapi tanpa berbahan dasar hati,yang menjadi konsep hanyalah birahi,kalimat yang menuang rayuan tanpa arti,setelahnya dibalik tembok bara tubuh tersimpan keinginan materi,tak sedikit pun terkandung manisnya gula kejujuran yang tulus dan suci,yang ada cuma sebotol alkohol nafsu yang kian memabukkan relung diri,semuanya</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106050639405447874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106050639405447874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_08_01_archive.html#106050639405447874' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-106050587518322011</id><published>2003-08-10T15:57:00.000+07:00</published><updated>2003-08-10T23:20:06.730+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>pengakuanmenuai pedih yang telah terbenam,mengotak setetes demi setetes rintik peluh,dinding putih yang bernoda bekas cakar,terpupus rambut sinar mentari,kini guci yang terbalut pecah menuang debu-debu tanah liat,untaian kata yang terputus oleh gigitan taring,didalam pengakuan segala isi perut yang telah tersakiti pun termuntah.02:2817 july 2003thursday</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106050587518322011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/106050587518322011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_08_01_archive.html#106050587518322011' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105777310439699049</id><published>2003-07-10T00:51:00.000+07:00</published><updated>2003-07-16T23:32:10.340+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>hujat didalam doa bag.1hari demi hari yang hanya dirudung luka tanpa jejak,perjalanan yang terus-menerus bertemu dinding buntu,cinta yang harus berhadapan dengan sakit hati,pagi bersarapan gundah,siang dengan hidangan amarah,sore bertiup angin kicau pertengkaran,petang berlauk lara pengkhianatan cinta,malam terisi tangis rintihan tangis kesakitan,setiap hari dari tahun pergi menuju </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105777310439699049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105777310439699049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_07_01_archive.html#105777310439699049' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105759412564089304</id><published>2003-07-07T23:08:00.000+07:00</published><updated>2003-10-15T20:52:38.443+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>kesepian bag.1gelombang sepoi rindu menuai asa lara yang bertebaran,bulu kuas biru luruh berserakan diatas lantai keramik putih yang retak,iga juang bersendi terpatah oleh tebasan pisau daging,sudut siku-siku datang menyambut,benturan yang mengalir mimisan,sudut lancip kian mengapit,mengikis habis sesosok tubuh lemah yang tak bisa melarikan diri,utara dan selatan saling berpaling,</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105759412564089304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105759412564089304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_07_01_archive.html#105759412564089304' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105672270679459305</id><published>2003-06-27T21:05:00.000+07:00</published><updated>2003-06-29T00:19:34.436+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>kau detik iniengkau datang lagi...apa lagi hendakmu?apa engkau masih belum puas?lekaslah engkau menghilang dari hadapanku!mengapa engkau masih berdiri disitu dan terus menatapku?lihatlah darah ini...lihatlah airmata ini...lihatlah bekas jahitan luka ini...lihatlah...aku sakit...sepotong cangkul yang ada digenggaman tanganmu,engkau masih terus ingin mencabikku,hingga terlanjang </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105672270679459305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105672270679459305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105672270679459305' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105672135807955122</id><published>2003-06-27T20:42:00.000+07:00</published><updated>2003-06-27T20:42:38.176+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>hancur dibalik hatisebutir peluru terpatah dalam pelatuk,seutas kertas terkoyak dalam buku,setangkai bunga tergugur dalam taman,sesosok bayang terhilang dalam gelap malam,banjir melanda sahara,terkikis air nil,lahar meleleh gunung himalaya,angkara berkota diperbatasan bermuda,lucifer akan datang kembali bertahta,neraka menghantu didalam dunia rasa,memusnah kelopak-kelopak bahagia </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105672135807955122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105672135807955122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105672135807955122' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105672054475588028</id><published>2003-06-27T20:29:00.000+07:00</published><updated>2003-06-27T20:29:04.753+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>hati ini tak bersalahterlumpuh seluruh jiwa dimalam yang dingin,menggigil tubuh dalam darah yang kian membeku,setumpuk demi setumpuk beban duduk diatas sepasang pundak rapuh,hati dibalik dada terselip pucuk belati,hentakan palu raksasa,hujaman ribuan paku,kerak-kerak luka menyiram,tetes-tetes darah bercecer,dibalkon ini semburan air mata keramat terayak,sepasang bangku saksi jalinan</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105672054475588028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105672054475588028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105672054475588028' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105671233840847548</id><published>2003-06-27T18:12:00.000+07:00</published><updated>2003-06-27T18:12:18.463+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>senja petangpetang ini barat daya masih membuat adegan,matahari berkemas menyiapkan diri,tuk pulang kerumah beristirahat dibarat laut,petani kembali dari ladang,ternak pun pulang ke kandang,angsa terbang berbaris rapi diatap langit,kumbang kembali ke pohon mangga,bunga teratai menutup kelopak pintu busana,detak sang waktu mengisyaratkan malam mendekat,jalan berangsur menyepi,lampu </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105671233840847548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105671233840847548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105671233840847548' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105610893834644892</id><published>2003-06-20T18:35:00.000+07:00</published><updated>2003-10-03T19:32:31.146+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>tak bisa tidursemua sampah telah masuk dan tertelan mulut,lidah kelu,telinga berdengung,jemari mengaku,bola dunia pun berputar,halusinasi menampilkan layar pusara,sekuntum bunga kamboja menghiasi rambut tiap dara,mereka datang berziarah ke pura,sebagai wanti kalau disana tak ada harapan lagi,terang terselip lenyap disepasang kaki yang tatih,namun roda kepala masih berputar </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105610893834644892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105610893834644892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105610893834644892' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105610729608082441</id><published>2003-06-20T18:08:00.000+07:00</published><updated>2003-06-20T18:08:16.136+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>KESAWAN SQUAREselamat malam semua,ditempat ini amat terang benderang,molek diwarnai kelap-kelip lampu jalan,keramaian tawa setiap orang menyuguhkan keluarga,aroma sedap mendatangkan selera,hidangan lezat memancing lapar,ayam goreng merayu,nasi goreng bernafsu,hamburger menyapa penuh ramah tamah,kari kambing melambaikan tangan,aneka ragam khas citarasa tersedia disini,saling </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105610729608082441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105610729608082441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105610729608082441' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105559143547974211</id><published>2003-06-14T18:50:00.000+07:00</published><updated>2003-06-14T18:50:35.490+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>pergi selamanyakecantikan purnama lenyap sudah terkunyah mendung,hitam datang bagai kematian yang menggulung,segala isi bumi pergi bersembunyi,anjing-anjing sedang melolong,pepohonan terlelap mendengkur...angin kencang berhembus bagai topan,dalam senyap mistik menyebar berkeliaran,kelelawar menyimpan kesumat,sang dukun menghadiahkan azimat,hantu-hantu hidup dan bangkit dari semanyam.</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105559143547974211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105559143547974211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105559143547974211' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105558968878058551</id><published>2003-06-14T18:21:00.000+07:00</published><updated>2003-06-17T00:06:17.026+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>penjaradidalam penjara ini terasa kosong-melompong,yang ada cuma sebuah meja dan kursi,seorang manusia yang tak jelas asal-usulnya,setiap hari dalam lamunan sepasang bola mata menatap kedinding terali,dan ditemani melodi musik dia melepas hari,menanti dari hari ke hari sampai ajal tiba dibumi...terlalu hampa untuk seorang insan yang sedang kesepian,bahkan lemari pun tak cukup digunakan </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105558968878058551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105558968878058551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105558968878058551' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105515818010622548</id><published>2003-06-09T18:29:00.000+07:00</published><updated>2003-06-11T17:40:47.103+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>perjalananseluruh materi terhisap tak tahu pergi kemana,disini hampa hampa tak menyisakan satu benda,sebab semuanya telah disedot masuk kedalam sunyinya ruang hampa...bersiap-siap alam semesta akan merubah wujud membentuk dunia maya!!!seiring dengan merotasi kucing pun akan bereinkarnasi menjadi seekor harimau,dikala itu pula akan lahir bayi pencinta daging yang siap memangsa siapa saja.</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105515818010622548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105515818010622548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105515818010622548' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105515673354907846</id><published>2003-06-09T18:05:00.000+07:00</published><updated>2003-06-09T18:05:33.126+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>sorga yang asinglaksana disurga,aku berada sekarang...sendiriku dibawah pohon nan rindang,desau angin membisik telinga,kicau burung menghilangkan senyap...disini pertama kali aku berdiri,sembari akupun mencari inspirasi,dengan menulis akupun menciptakan puisi,yang langsung tertuang dari isi hati...merah, putih, biru, jingga, kuning, ungu, lembayung...mewarna-warni bak pelangi,aku </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105515673354907846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105515673354907846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105515673354907846' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105515519205470113</id><published>2003-06-09T17:39:00.000+07:00</published><updated>2003-06-09T17:39:51.640+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>malam yang indahtanpa didasari sebab musabab nan jelas,aku merasa ceria dimalam ini,aku riang didalam  kelam...disini hatiku sedang berdendang...dengan teleskop aku mencari bintangterlihat olehku berbagai rasi...aku beruntung sekali...karena aku juga melihat planet mars,berwarna merah menyala semangatmengakak tertawa diatas langit berwarna hitam...angin malam pun menari kesana </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105515519205470113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105515519205470113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105515519205470113' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105457361042583827</id><published>2003-06-03T00:06:00.000+07:00</published><updated>2003-06-03T00:06:50.436+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>engkauberbekal sepotong kapak...engkau membuatku tercampak,dada yang tertancap pun kian sesak,lara pun terasa sampai tak terlacak!!!dengan paksa aku bersenyum diri...tak satu pun tahu saat ini,kalau semua telah kosong hingga ke sari...dan menimpa diriku disaat masih dini!!!kulakukan segala yang manis untukmu,akan tetapi dengan getir engkau membalasku...pahit yang terasa amat meramu</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105457361042583827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105457361042583827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105457361042583827' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105457209587776944</id><published>2003-06-02T23:41:00.000+07:00</published><updated>2003-06-02T23:41:35.873+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>merekadikala sang surya mulai membuka cakrawala diri,rasa bingung pun terasa didalam diri,melihat pasir bintang dilangit masih enggan menarik diri,malah mereka retak dan meledak berkeping-keping menghancur diri...diri ini merasa amat bersyukur,dikarena diri ini tak ikut hancur,seperti mereka yang telah melebur...tetapi diri ini juga tak merasa terhibur!!!bintang-bintang yang anggun,</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105457209587776944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105457209587776944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105457209587776944' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105457114795580676</id><published>2003-06-02T23:25:00.000+07:00</published><updated>2003-06-02T23:25:47.946+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>bayangan diritampak dihadapan sebuah tatap,bayangan dalam cermin yang sedang meratap...aku iba saat memandang acap,bahkan kerap.....didalam mohon selalu  meminta sepintas jalan,akan tetapi yang datang bertandang selalu beban,setumpuk demi setumpuk datang menghujan,retak demi retak sampai akhirnya tak tertahan...sampai menjadi bagai sepak terjang abadiaku tak sanggup lagi mengabdi</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105457114795580676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105457114795580676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105457114795580676' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105456926643780226</id><published>2003-06-02T22:54:00.000+07:00</published><updated>2003-06-02T22:54:26.423+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>belatipanggangan pun telah menjadi kerak,serasa nadi pun bosan untuk berdetak,didalam tempurung diri ini pun menjadi katak,dan perlahan lenyap bak hilangnya segumpal otak...selangkah demi selangkah diri ini mengendap,sepasang bola mata memandang ke atap,sembari turun hujan air mata dengan kerap,dikarena cedera hati oleh sebilah belati yang menancap!!!kesal pun makin mengundang buas..</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105456926643780226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105456926643780226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105456926643780226' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105456821745811404</id><published>2003-06-02T22:36:00.000+07:00</published><updated>2003-06-02T22:36:58.236+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>janji telah diingkarkini diri terasa bagaikan lutungdilangit diri pun seperti menggantung,tak tersisa setitik harapan didalam kantung...yang ada rasa ingin sembunyi berlindungkhayalan pun acap mengganggu,terali hati menjadikan lidah terbelenggu,hanya bisa mengeluh didalam bisunya mulut nan lugu,sampai kehancuran datang tuk lenyapkan kokohnya sebuah tugu.....janji yang tertera diatas </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105456821745811404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105456821745811404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#105456821745811404' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105414110894914770</id><published>2003-05-28T23:58:00.000+07:00</published><updated>2003-05-28T23:58:28.950+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>simfoni di malam harimalam kian sunyihampa bagaikan mati.senyap menelan seluruh penghuni...akan tetapi masih terlihat kunang-kunang menari,terbang kesana kian kemari...dengan cahaya mereka menghiasi tiap sisi.terlihat pula diatas langit sepasang kekasih sejati,yang sedang memadu hati...mengucap sumpah tuk bersama sehidup-semati,bersama-sama mereka menyinari bumi...pancaran bintang</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105414110894914770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105414110894914770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_05_01_archive.html#105414110894914770' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105413982965906498</id><published>2003-05-28T23:37:00.000+07:00</published><updated>2003-05-28T23:37:09.676+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>terpojok dan tersingkirterasa kadang bayangan diri mencerca,semu mengejek dibalik kaca...seakan dunia pun telah berpaling tak bersuara...membawa serta sepatah demi sepatah kata!!!sama sekali diri tak menyangka.biar mendung tak tertatap di mukadan tak ada yang tahu disana...tapi cuma seberkas sinar tampak di mata...tersingkir diri disudut,terpojok diri tak luput,bahagia jiwa </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105413982965906498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105413982965906498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_05_01_archive.html#105413982965906498' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105413870715248330</id><published>2003-05-28T23:18:00.000+07:00</published><updated>2003-05-28T23:20:42.166+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>HUJANdiatas langit biru...tiba-tiba berubah jadi kelabu.awan mendung datang bertamu,membuat sang surya pun menyingkir tersapu...terlihat jatuh titik-titik,itulah hujan rintik-rintik...kulitku terpercik,hingga terasa menggelitik...begitu indahnya hujan yang turun dari langit,menyirami panas keringnya tanah dunia.menyegarkan tiap insan yang sedang sakit,serta membersihkan raga dari </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105413870715248330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105413870715248330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_05_01_archive.html#105413870715248330' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105413666575977804</id><published>2003-05-28T22:44:00.000+07:00</published><updated>2003-05-28T23:25:41.320+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>malaikatku pulang...indah nuansa malam senyap,sendiri duduk menikmati dalam gelap...indah sekali cahaya rembulan nan  gemerlap,terdengar pula bunyi serangga yang sedang merayap...tiupan sepoi pun membuat sendu lenyap.hatiku terasa riang!!!dikarena malaikatku telah pulang...untuk beristirahat panjang...dan segala akan kembali terulang,malaikatku pulang membawa segenggam terang,untuk </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105413666575977804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105413666575977804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_05_01_archive.html#105413666575977804' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5433561.post-105413581851438778</id><published>2003-05-28T22:30:00.000+07:00</published><updated>2003-05-28T23:24:22.403+07:00</updated><title type='text'></title><summary type='text'>damai yang hilangdalam nurani selalu ada tanyaada apa dengan dunia?damai hilang terlihat dimata...setan-setan dari neraka meraja!!!segala terlihat kacau...kian lama kian membalau...antara sesama makhluk telah terurai,bahkan tercerai-berai...selalu ada gejolak yang mustahil terselesai,hingga antara sesama saling membantai...akankah mungkin jadi usai?diatas sana sang Pencipta </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105413581851438778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5433561/posts/default/105413581851438778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pagarlara.blogspot.com/2003_05_01_archive.html#105413581851438778' title=''/><author><name>Edsen P.</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://bp1.blogger.com/_FhagR_L17IE/SCoaTmAzD2I/AAAAAAAAAAU/JFHKudhCoLY/S220/E.P+Edsen+Phoenix+104.jpg'/></author></entry></feed>
